Singapura merupakan salah satu negara tujuan ekspor utama bagi para pelaku usaha di Indonesia. Selain karena jaraknya yang dekat, Singapura juga memiliki sistem perdagangan yang terbuka dan efisien. Salah satu cara tercepat dan paling praktis untuk mengekspor barang ke negara tersebut adalah melalui jalur udara atau kargo pesawat.
Bagi Anda yang ingin memulai ekspor ke Singapura namun belum memahami prosedur dan langkah-langkahnya, berikut adalah panduan lengkap tentang cara ekspor barang ke Singapura menggunakan pesawat.
1. Tentukan Jenis Barang yang Akan Diekspor
Langkah pertama dalam proses ekspor adalah mengetahui jenis barang yang akan Anda kirim. Beberapa jenis barang memerlukan izin khusus atau dokumen tambahan, seperti makanan, kosmetik, bahan kimia, atau barang elektronik. Pastikan produk Anda tidak termasuk dalam daftar barang yang dilarang atau dibatasi ekspornya menurut regulasi Indonesia maupun Singapura.
2. Siapkan Dokumen Ekspor yang Dibutuhkan
Agar proses pengiriman berjalan lancar, Anda harus menyiapkan dokumen-dokumen penting berikut:
- Invoice & Packing List
Menunjukkan detail isi kiriman, nilai barang, dan informasi pengirim serta penerima. - Surat Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)
Didaftarkan melalui sistem INSW (Indonesia National Single Window). - NPWP & NIB (Nomor Induk Berusaha)
Diperlukan bagi eksportir yang berbadan hukum. - Airway Bill (AWB)
Dokumen pengiriman dari maskapai atau jasa cargo udara. - Surat Keterangan Asal (SKA)
Opsional, tapi berguna untuk mendapatkan preferensi bea masuk di Singapura.
Jika Anda bekerja sama dengan perusahaan freight forwarding profesional, mereka akan membantu mengurus seluruh dokumen ini.
3. Pilih Jasa Pengiriman Udara yang Terpercaya
Pengiriman barang via udara memerlukan mitra logistik yang berpengalaman. Pilih perusahaan freight forwarding atau ekspedisi kargo udara yang memahami proses ekspor dan memiliki rute rutin ke Singapura. Anda bisa memilih layanan:
- Port to Port: Kiriman dari bandara Indonesia ke bandara Singapura.
- Door to Door: Pengambilan barang dari tempat Anda hingga tiba di alamat penerima.
Pastikan perusahaan tersebut menyediakan layanan pelacakan dan jaminan keamanan barang selama pengiriman.
4. Lakukan Packing Sesuai Standar Udara
Packing yang baik adalah kunci keberhasilan pengiriman. Gunakan bahan kemasan yang kokoh dan sesuai standar kargo udara, seperti:
- Karton tebal atau peti kayu
- Label fragile (jika perlu)
- Penulisan alamat dan detail kontak penerima yang jelas
Packing yang benar akan meminimalkan risiko kerusakan barang saat proses loading dan unloading.
5. Proses Kepabeanan di Bandara
Sebelum barang dikirim, harus melalui proses custom clearance di bandara. Ini mencakup pemeriksaan fisik dan dokumen oleh Bea Cukai. Jika semua dokumen lengkap dan tidak ada pelanggaran, barang akan segera mendapatkan izin ekspor dan diberangkatkan dengan pesawat.
6. Estimasi Waktu dan Biaya Pengiriman
Pengiriman udara dari Indonesia ke Singapura biasanya memakan waktu 1–3 hari kerja tergantung layanan yang dipilih. Biaya kiriman dihitung berdasarkan:
- Berat aktual dan dimensi barang
- Jenis layanan (ekspres atau reguler)
- Jenis barang dan perlakuan khusus
Untuk mendapatkan estimasi biaya paling akurat, Anda bisa langsung menghubungi jasa ekspedisi yang bersangkutan.
Kesimpulan
Ekspor barang ke Singapura melalui pesawat adalah solusi ideal untuk pengiriman cepat dan efisien. Dengan persiapan dokumen yang tepat, partner logistik terpercaya, dan prosedur packing yang benar, proses ekspor dapat berjalan lancar tanpa kendala.
Jika butuh harga kiriman ekspor Singapore bisa hubungi via WhatsApp.